목록으로
취업 팁Bahasa Indonesia

Bagaimana Level TOPIK Mempengaruhi Pilihan Kerja di Perusahaan Korea? Panduan Lengkap Berdasarkan 5.691 Lowongan

HangulJobs4/10/2026164
Bagaimana Level TOPIK Mempengaruhi Pilihan Kerja di Perusahaan Korea? Panduan Lengkap Berdasarkan 5.691 Lowongan

Kalau ditanya "TOPIK level berapa supaya bisa dapat kerja", jawaban yang paling sering muncul adalah "TOPIK 3 sudah cukup". Tapi begitu kita hitung lowongan yang benar-benar sedang dibuka, jawaban itu tidak cocok dengan kenyataan.

Kami menghitung seluruh 5.691 lowongan untuk penutur bahasa Korea yang sedang aktif di HangulJobs. Hasilnya jelas: 81,8% lowongan meminta bahasa Korea tingkat lanjut. Hanya 15,7% yang menerima tingkat menengah. Artinya dengan TOPIK 3, kamu hanya bisa menjangkau sekitar satu dari enam posisi.

Kabar baiknya, Indonesia justru termasuk pasar yang paling terbuka untuk tingkat menengah. Artikel ini membedah 5.691 lowongan itu berdasarkan tingkat bahasa Korea, negara, jenis pekerjaan, dan sistem kerja, supaya kamu tahu persis pintu mana yang terbuka dengan kemampuanmu sekarang.

Langsung ke kesimpulan: tingkat yang diminta 5.691 lowongan

Data diambil dari seluruh lowongan yang berstatus aktif, bukan sampel. Lowongan yang sudah tutup atau belum ditinjau dikeluarkan.

Tingkat bahasa Korea yang dimintaJumlah lowonganPersentase
Penutur asli50,1%
Lanjut4.65881,8%
Menengah89415,7%
Dasar60,1%
Tidak disebutkan1202,1%

Ada tiga hal yang perlu dibaca dari tabel ini.

Pertama, pasar menumpuk di tingkat lanjut. Sebagian besar perusahaan yang merekrut penutur bahasa Korea butuh orang yang bisa rapat dan menulis laporan dalam bahasa Korea. Posisi yang cukup dengan sapaan dasar praktis tidak ada.

Kedua, jangan berharap pada posisi tingkat dasar. Hanya ada 6 dari 5.691 lowongan, atau 0,1%. Strategi "kerja sambil belajar bahasa Korea" tidak punya dasar dalam data ini.

Ketiga, 894 lowongan menengah bukan angka kecil. Persentasenya memang 15,7%, tapi jumlah absolutnya 894 posisi. Dan sebarannya sangat tidak merata antar negara, dan di situlah letak kabar baik untuk pencari kerja Indonesia.

Dari mana angka ini

Kalau mau percaya angkanya, kamu harus tahu dulu cara menghitungnya.

Objek penghitungan adalah seluruh lowongan berstatus publik dan masih membuka rekrutmen di basis data HangulJobs. Ini penghitungan menyeluruh, bukan sampling. Setiap lowongan mencantumkan tingkat bahasa Korea yang diminta saat didaftarkan, dan semua tabel di artikel ini adalah agregasi langsung dari kolom tersebut.

Batasannya perlu disebut terang-terangan:

  • Ini adalah sebaran lowongan yang masuk ke HangulJobs, bukan seluruh pasar rekrutmen berbahasa Korea di dunia. Namun karena sumber pengumpulannya adalah situs lowongan di Indonesia, Vietnam, Tiongkok, Jepang, dan Rusia, data ini mencerminkan arus rekrutmen di wilayah tersebut.
  • Tingkat yang diminta mengikuti apa yang ditulis perusahaan di lowongan. Kenyataan saat wawancara bisa lebih tinggi atau lebih rendah.
  • Hanya 203 dari 5.691 lowongan mencantumkan gaji, jadi artikel ini tidak membahas gaji. Menyajikan angka dari sampel yang terlalu kecil lebih menyesatkan daripada tidak menyajikannya.

EPS-TOPIK dan kerja di perusahaan Korea itu dua jalur berbeda

Bagian ini penting karena banyak yang tertukar.

EPS-TOPIK adalah ujian untuk Employment Permit System, yaitu jalur bekerja di Korea Selatan lewat program pemerintah, umumnya di sektor manufaktur, pertanian, atau perikanan dengan visa E-9. Pendaftarannya lewat lembaga resmi, ada kuota, ada antrean, dan ujiannya berbeda dari TOPIK biasa.

TOPIK reguler adalah ujian kemampuan bahasa Korea umum. Inilah yang dipakai perusahaan Korea untuk menilai kandidat, termasuk untuk posisi di Indonesia.

Data dalam artikel ini seluruhnya tentang jalur kedua: bekerja di perusahaan Korea, sebagian besar di negara tempat kamu tinggal sekarang. Dari 547 lowongan berlokasi di Indonesia, tidak satu pun membutuhkan EPS-TOPIK.

Jadi kalau kamu sedang menunggu hasil EPS-TOPIK, atau tidak lolos kuota, atau sekadar ingin tahu opsi lain, jalur ini terbuka dan tidak menuntut kamu pindah negara.

TOPIK berapa yang setara dengan "lanjut" dan "menengah"

Lowongan biasanya tidak menulis angka TOPIK, melainkan "bahasa Korea aktif" atau "mampu komunikasi bisnis". Jadi kamu perlu tahu padanannya.

Tabel di bawah adalah konvensi yang lazim di dunia rekrutmen, bukan standar resmi. Lembaga penyelenggara TOPIK tidak menetapkan level mana yang cocok untuk pekerjaan apa.

Penulisan di lowonganSetara TOPIKKemampuan nyata yang dibutuhkan
Penutur asli6 ke atas atau penutur asliDokumen hukum, kontrak, terjemahan spesialis
Lanjut5~6Memimpin rapat, menulis laporan, menangani klien
Menengah3~4Memahami instruksi kerja, komunikasi harian
Dasar1~2Sapaan dan frasa dasar

Titik krusialnya di sini: jarak antara TOPIK 4 dan TOPIK 5 adalah tembok terbesar di pasar ini. Sampai TOPIK 4 kamu masuk kelompok menengah dengan 894 lowongan. Mulai TOPIK 5 kamu masuk kelompok lanjut dengan 4.658 lowongan. Beda satu level, jumlah posisi yang bisa dilamar naik lebih dari lima kali lipat.

Indonesia termasuk pasar paling terbuka untuk tingkat menengah

Ini bagian yang paling relevan buat pembaca di Indonesia.

NegaraLanjutMenengahTidak disebutTotalPorsi lanjut
Tiongkok1.66815491.83191,1%
Vietnam91079131.00290,8%
Jepang1.35838601.74477,9%
Rusia11740015774,5%
Indonesia3591335054765,6%
Korea Selatan8477216351,5%

Indonesia punya porsi tingkat lanjut 65,6%, jauh lebih rendah dibanding Tiongkok (91,1%) dan Vietnam (90,8%). Dengan kata lain, peluang masuk dengan bahasa Korea tingkat menengah di Indonesia jauh lebih besar dibanding dua pasar itu.

Dan ada satu angka lagi yang menarik. Dari 120 lowongan yang tidak menyebutkan syarat bahasa Korea sama sekali, 50 di antaranya berlokasi di Indonesia. Itu porsi terbesar di antara semua negara. Kalau kamu belum punya sertifikat TOPIK, 50 lowongan itu adalah titik masuk yang paling realistis.

Seperti apa 894 lowongan tingkat menengah itu

Kata kunci yang paling sering muncul di judul lowongan menengah sangat berbeda dari kelompok lanjut.

Di kelompok lanjut, yang memimpin adalah translator (204 lowongan) dan interpreter (197), disusul sales (136), manager (135), specialist (112), dan customer support. Artinya bahasa Korea itu sendiri adalah alat kerja utamanya.

Di kelompok menengah polanya lain: manager (72), specialist (45), sales (41), business (34), staff (32), lalu marketing dan SNS sekitar 45 lowongan. Penerjemah dan juru bahasa menghilang dari deretan teratas.

Artinya di tingkat menengah, bahasa Korea adalah alat bantu, bukan isi pekerjaannya. Keahlian profesional yang didahulukan, sementara bahasa Korea dipakai untuk berkomunikasi dengan atasan Korea atau kantor pusat.

Beberapa lowongan menengah nyata di Indonesia:

  • Staf HRD/Umum (Jakarta SCBD)
  • Product Specialist (Aesthetic Products)
  • Manager Electronics Engineering
  • Key Account Supervisor F&B
  • Staff Finance, Tax, Accounting
  • Executive Secretary/Personal Assistant to CEO
  • Customer Service

Dari sini muncul kesimpulan praktis: di zona menengah, membangun keahlian bisa lebih cepat membuahkan hasil daripada menaikkan level TOPIK. Orang yang bisa akuntansi dengan TOPIK 4 lebih unggul dibanding yang tidak bisa akuntansi dengan TOPIK 6 saat bersaing di 894 lowongan ini.

Kenapa cuma ada 5 lowongan penutur asli dan 6 lowongan dasar

Dua ujung tangga kemampuan itu hampir kosong. Tapi kalau kita lihat isi lowongannya, alasannya jadi masuk akal.

Lima lowongan penutur asli terdiri dari konsultan hukum di Malaysia, penerjemah spesialis Korea-Inggris, analis keuangan di Singapura, dan manajemen penagihan piutang di Indonesia. Semuanya pekerjaan di mana salah terjemah langsung berarti kerugian uang. Satu baris kontrak atau satu angka keuangan yang keliru membuat perusahaan rugi. Karena itu tingkat lanjut tidak cukup.

Enam lowongan tingkat dasar berupa koordinator perdagangan, editor konten, resepsionis hotel, dan insinyur manajemen produksi, yaitu posisi di mana bahasa Korea hanya pelengkap. Tapi sebagian besar dari enam itu adalah pekerjaan sementara atau paruh waktu. Posisi tetap yang cukup dengan bahasa Korea dasar praktis tidak ada dalam data ini.

Kerja remote justru menuntut level lebih tinggi

Kalau kamu mengincar kerja jarak jauh, lihat tabel ini.

Tingkat yang dimintaTotal lowonganRemote atau hybridPersentase
Lanjut4.6583898,4%
Menengah894394,4%
Tidak disebutkan1202823,3%

Porsi remote di kelompok lanjut hampir dua kali lipat kelompok menengah. Terdengar terbalik, tapi ada alasannya.

Kerja jarak jauh tidak punya proses konfirmasi tatap muka. Kamu harus menangkap instruksi dengan tepat sekali dengar, menjelaskan sendiri lewat tulisan, dan menyelesaikan salah paham juga lewat tulisan. Semua itu menambah beban bahasa, sehingga perusahaan justru ingin menekan risiko komunikasi di posisi remote.

Dari total 5.691 lowongan, remote ada 346 dan hybrid 119, digabung hanya 8,2%. Pasar kerja berbahasa Korea masih menjadikan kerja di kantor sebagai standar.

Hampir semuanya posisi tetap

Dari 4.658 lowongan lanjut, 4.644 adalah posisi penuh waktu. Dari 894 lowongan menengah, 882 juga penuh waktu. Kontrak, paruh waktu, freelance, dan magang digabung hanya sekitar dua puluhan lowongan di masing-masing kelompok.

Ini berarti dua hal.

Pertama, hampir tidak ada kesempatan mencoba dulu lewat kerja paruh waktu. Jalur bekerja singkat lalu diangkat jadi karyawan tetap praktis tidak tersedia di pasar ini.

Kedua, perusahaan memandang tenaga kerja berbahasa Korea sebagai aset jangka panjang. Mereka mengeluarkan biaya rekrutmen dan ingin mempertahankannya lama. Bagi pelamar, artinya pintu masuknya sempit tapi begitu masuk cenderung stabil.

Apa yang terbuka kalau naik dari TOPIK 4 ke 5

Ini hitungan yang bisa dipakai saat ragu mau lanjut belajar atau tidak.

Naik dari TOPIK 3 ke 4 tidak banyak mengubah jumlah, karena keduanya berada di zona menengah 894 lowongan. Yang berubah hanya keleluasaan di dalam zona itu, karena sebagian lowongan menyebut minimal level 4.

Lompatan dari TOPIK 4 ke 5 yang menentukan. Jumlah lowongan yang bisa dilamar melonjak dari 894 ke 4.658, naik lebih dari lima kali lipat. Khusus di Indonesia, angkanya bergerak dari 133 ke 359. Kalau kamu sedang menimbang mau menambah waktu belajar, ruas inilah yang paling besar hasilnya.

Sebaliknya, kalau sudah di level 5 ke atas, naik ke level 6 tidak memberi banyak tambahan karena hanya ada 5 lowongan yang meminta penutur asli. Waktu itu lebih baik dipakai membangun keahlian kerja.

Ringkasnya ada tiga jalur

Kalau kamu TOPIK 5 ke atas, tidak perlu membatasi negara. Seluruh 4.658 lowongan jadi sasaran, dengan fokus di penerjemahan, sales, dan manajemen. Di Indonesia sendiri ada 359 posisi tingkat lanjut.

Kalau kamu TOPIK 3~4, ini justru posisi yang tidak buruk di Indonesia. Ada 133 lowongan menengah di dalam negeri, ditambah 50 lowongan yang tidak mensyaratkan level sama sekali. Yang perlu kamu bangun adalah keahlian profesional, karena di zona menengah yang menentukan kelulusan adalah akuntansi, HRD, atau sales, bukan bahasa Koreanya.

Kalau kamu TOPIK 2 ke bawah, saat ini hanya ada 6 posisi di seluruh sistem. Terus terang, ini belum waktunya melamar kerja melainkan waktunya fokus naik ke level 4.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah sertifikat TOPIK wajib?

Dari 5.691 lowongan, ada 120 yang tidak mencantumkan syarat bahasa Korea, dan 50 di antaranya di Indonesia. Posisi seperti ini biasanya menilai lewat percakapan langsung saat wawancara. Kalau belum punya sertifikat, 50 lowongan itu titik awalmu.

Apakah TOPIK tinggi berarti gaji lebih besar?

Data ini tidak bisa menjawabnya. Hanya 203 dari 5.691 lowongan mencantumkan gaji, tidak cukup untuk perbandingan yang bermakna secara statistik. Tidak menjawab lebih akurat daripada memberi angka tebakan.

Boleh tidak melamar lowongan tingkat lanjut padahal saya menengah?

Tidak ada yang melarang. Tapi perlu diingat sebagian besar lowongan lanjut adalah penerjemahan atau posisi yang menjadikan bahasa Korea sebagai isi pekerjaan. Sebaliknya ada lowongan bertanda lanjut yang sebenarnya pekerjaan sales atau manajemen, jadi baca deskripsi tugasnya, jangan hanya baris syarat bahasanya.

Negara mana yang lowongannya paling banyak?

Tiongkok terbanyak dengan 1.831 lowongan, lalu Jepang 1.744, Vietnam 1.002, dan Indonesia 547. Tapi jawabannya berubah tergantung level: untuk tingkat lanjut Tiongkok, untuk tingkat menengah Jepang.

Yang perlu kamu cek sekarang

Mengecek langsung posisi yang terbuka sesuai levelmu lebih cepat daripada membaca lebih banyak.

Angka dalam artikel ini dihitung pada saat pengumpulan data dan lowongan diperbarui setiap hari. Tren persentasenya bertahan, tapi angka spesifiknya bisa berubah.